Isi

Seberapa Penting Kartu Kedatangan untuk Memasuki Negara-negara Asia Tenggara

The Kartu Kedatangan Asia Tenggara telah menjadi bagian penting dalam perjalanan internasional di negara-negara ASEAN. Baik dalam bentuk digital maupun di atas kertas, sebagian besar negara Asia Tenggara mewajibkan pelancong untuk melengkapi dokumen ini sebelum masuk. Ini mungkin terlihat seperti formalitas belaka, tetapi memahami negara mana saja yang membutuhkannya-dan bagaimana cara mengisinya dengan benar-dapat menghemat waktu dan stres Anda di pos pemeriksaan imigrasi.


Apa yang dimaksud dengan Kartu Kedatangan Asia Tenggara?

A Kartu Kedatangan Asia Tenggara adalah formulir, baik digital maupun berbasis kertas, yang harus diserahkan oleh pelancong saat memasuki suatu negara. Formulir ini mengumpulkan rincian seperti informasi pribadi, nomor paspor, rencana perjalanan, dan terkadang pernyataan kesehatan atau bea cukai. Hal ini membantu pihak imigrasi menyimpan catatan yang akurat, memastikan keamanan, dan memantau persyaratan kesehatan di perbatasan.


Negara yang Membutuhkan Kartu Kedatangan Asia Tenggara

Singapura - Kartu Kedatangan SG

Semua pengunjung harus melengkapi formulir Kartu Kedatangan SG online dalam waktu 72 jam sebelum masuk. Sistem ini menggantikan formulir kertas dan mempercepat proses perizinan. Info lebih lanjut di ICA Singapura.

Malaysia - MDAC (Kartu Kedatangan Digital Malaysia)

Wisatawan asing (kecuali pemegang paspor Singapura) harus menyerahkan MDAC dalam waktu 3 hari sebelum kedatangan. Hal ini dapat dilakukan di Imigrasi Malaysia.

Thailand - TDAC (Kartu Kedatangan Digital Thailand)

Diluncurkan secara resmi pada 1 Mei 2025Kartu Kedatangan Digital Thailand menggantikan formulir TM6 yang lama. Formulir ini harus diisi dalam waktu 72 jam sebelum kedatangan. Informasi lebih lanjut tersedia di Imigrasi Thailand.

Kamboja - Kartu Kedatangan Elektronik

Mulai Juli 2024Kamboja mengharuskan wisatawan untuk menyerahkan Kartu Kedatangan Elektronik (CeA) secara online dalam waktu tujuh hari setelah perjalanan. Pengajuan dapat dilakukan melalui arrival.gov.kh.

Brunei - Portal INRS

Brunei Portal INRS mewajibkan semua pengunjung untuk mengisi Kartu Kedatangan Elektronik sebelum kedatangan atau keberangkatan. Kartu ini telah diwajibkan sejak Februari 2023 dan dapat diakses di imm.gov.bn.

Filipina - Kartu eTravel

The Kartu eTravel adalah persyaratan online untuk semua penumpang yang tiba dan berangkat, sama seperti Kartu Kedatangan. Kartu ini menggantikan formulir kertas lama dan One Health Pass. Wisatawan harus menyerahkannya 72 jam sebelum melakukan perjalanan.

Indonesia - Aplikasi Seluruh Indonesia

Indonesia baru-baru ini meluncurkan Aplikasi Seluruh Indonesiasebuah portal digital terpadu yang menggantikan formulir e-CD (pemberitahuan pabean) dan SATUSEHAT. Wisatawan harus mengisinya dalam waktu 72 jam sebelum kedatangan.

Laos - Kartu Kedatangan dan Pilot Digital

Saat ini, pelancong yang berkunjung ke Laos harus melengkapi dokumen Kartu Kedatangan di bandara. Namun, sebuah Uji coba Kartu Kedatangan Digital dijadwalkan akan diluncurkan pada 1 September 2025dan memodernisasi pintu masuk perbatasan.

Myanmar - Kartu Kedatangan

Myanmar mewajibkan pengisian kartu kedatangan yang harus diisi pada saat kedatangan, yang mencakup detail dasar perjalanan dan akomodasi.

Vietnam - Tidak Diperlukan Kartu Kedatangan

Vietnam tidak memerlukan kartu kedatangan digital atau kertas. Sebagai gantinya, wisatawan memerlukan paspor yang masih berlaku, visa (jika ada), dan harus mematuhi peraturan bea cukai.

Timor Leste - Visa dan Persyaratan Masuk

Timor Leste tidak mengeluarkan kartu kedatangan. Anda harus menyiapkan paspor yang masih berlaku, visa on arrival (untuk sebagian besar kewarganegaraan), tiket pesawat, dan bukti pembayaran.


Mengapa Kartu Kedatangan Asia Tenggara Penting

Mengisi formulir Kartu Kedatangan Asia Tenggara dengan benar memastikan perjalanan yang lancar, menghindari denda, dan mengurangi penundaan di konter imigrasi. Dengan sebagian besar negara ASEAN yang beralih ke sistem digital, persiapan yang matang dapat membuat perjalanan Anda bebas dari stres.


Kiat Terakhir untuk Wisatawan

  • Selalu periksa bagian situs web imigrasi resmi tujuan Anda.
  • Lengkapi formulir dalam jangka waktu yang diizinkan (biasanya 72 jam sebelum kedatangan).
  • Bawalah tangkapan layar atau cetakan kode QR konfirmasi Anda.
  • Periksa kembali persyaratan visa dengan TiketVisa untuk perjalanan yang tidak merepotkan.
ditulis oleh:
Bagikan artikel ini
Baca selengkapnya